Pengertian Sistem Digital, Sistem Bilangan, Jenis-Jenis Bilangan, dan Gerbang Logika

 Halo, rizz readers!

Selamat datang di Rizki Blog. Kali ini, admin akan memberikan informasi tentang apa itu pengertian Sistem Digital, Sistem Bilangan, Jenis-Jenis Bilangan, dan Gerbang Logika.

Tanpa banyak basa-basi, langsung saja kita bahas. Let's-a-go!


1. Pengertian Sistem Digital

Pertama, kita cari tahu apa arti sistem digital terlebih dahulu. Sistem Digital adalah suatu sistem yang berfungsi untuk mengukur suatu nilai yang bersifat tetap atau tidak teratur dalam bentuk diskrit berupa digit-digit atau angka-angka yang bersifat elektronika, sistem elektronika yang setiap rangkaian penyusunnya melakukan pengolahan sinyal diskrit.

Menurut pendapat para ahli, pengertian sistem digital bisa berbeda-beda. Admin akan mengambil beberapa contoh yang admin tahu saja

1. Menurut Jurgen Habermas, teknologi digital adalah kemajuan teknologi yang melibatkan penggunaan komputer dan perangkat elektronik dalam pemrosesan dan penyimpanan data serta komunikasi digital.

2. Menurut Raymond Williams, teknologi digital adalah sistem komunikasi dan pengolahan informasi yang memanfaatkan teknologi elektronik, terutama komputer dan internet.

3. Menurut Michael de Certeau, teknologi digital adalah alat-alat elektronik yang digunakan untuk mengakses informasi, berkomunikasi, dan menghasilkan konten melalui media elektronik seperti internet, komputer, telepon seluler, dan sebagainya.


2. Pengertian Sistem Bilangan Digital

Yang kedua ada sistem bilangan digital. Sistem Bilangan Digital adalah konsep dasar dalam komputasi dan teknologi informasi. Dengan menggunakan basis atau radix tertentu, sistem bilangan digital memungkinkan representasi dan manipulasi angka serta data secara elektronik.

Sistem bilangan digital ada 4 macam, yaitu Biner, Desimal, Octal, dan Hexadecimal. Untuk penjelasan selengkapnya bisa dilihat di bagian selanjutnya.


3. Jenis-Jenis Bilangan Digital

Bilangan Digital terbagi menjadi 4 macam, yaitu :

1. Bilangan Biner (Binary): Bilangan biner adalah dasar dari komputasi digital. Setiap digit dalam sistem bilangan biner disebut bit (binary digit). Bit dapat berupa 0 atau 1. Kombinasi dari bit-bit ini digunakan untuk merepresentasikan angka dan informasi dalam bentuk digital.

2. Bilangan Desimal (Decimal): Bilangan desimal adalah sistem bilangan yang paling umum digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam sistem bilangan desimal, terdapat 10 angka, yaitu 0 hingga 9. Setiap digit dalam sistem bilangan desimal merepresentasikan nilai dengan mempertimbangkan posisi digit tersebut dalam angka.

3. Bilangan Oktal (Octal): Bilangan oktal menggunakan basis 8. Terdapat 8 angka dalam sistem bilangan oktal, yaitu 0 hingga 7. Dalam sistem bilangan oktal, setiap digit merepresentasikan kombinasi dari 3 digit biner.i

4. Bilangan Heksadesimal (Hexadecimal): Bilangan heksadesimal menggunakan basis 16. Selain angka 0 hingga 9, sistem bilangan heksadesimal juga menggunakan huruf A hingga F untuk merepresentasikan angka 10 hingga 15. Sistem bilangan heksadesimal sering digunakan dalam pemrograman komputer dan representasi warna.


4. Gerbang Logika

Gerbang Logika atau Logic Gates adalah proses pengolahan input bilangan biner dengan teori matematika boolean. Seperti yang kita ketahui, bilangan biner sendiri terdiri dari angka 1 dan 0. Logic gate ini direpresentasikan menggunakan tabel kebenaran. Jika memiliki nilai benar akan ditunjukan dengan angka “1”.

Jenis-jenis gerbang logika dibagi menjadi 7, diantaranya adalah sebagai berikut :

1. Gerbang AND

Gerbang AND merupakan jenis gerbang logika yang memerlukan dua input atau lebih untuk menghasilkan satu output. Hasil output akan berupa 0 bila semua atau salah satu inputnya merupakan bilangan biner 0. Sebaliknya, jika semua input adalah bilangan biner 1, outputnya pun juga 1.

2. Gerbang OR

Jenis kedua adalah gerbang OR, yaitu jenis gerbang logika yang sama seperti gerbang AND, memerlukan dua input untuk menghasilkan satu output. Gerbang OR menghasilkan input 1 bila semua atau salah satu input adalah bilangan biner 1. Sementara itu, output menghasilkan 0 bila inputnya bilangan biner 0.

3. Gerbang NOT

Gerbang NOT merupakan jenis gerbang yang berfungsi sebagai pembalik keadaan. Bila input bernilai 1, outputnya bernilai 0. Begitupun sebaliknya, output bernilai 1 bila inputnya bernilai 0.

4. Gerbang NAND

Jenis gerbang ini merupakan gabungan gerbang AND dan NOT. Artinya, nilai output gerbang NAND adalah kebalikan dari gerbang AND.

5. Gerbang NOR

Gerbang ini menjadi gabungan dari gerbang OR dan NOT. Output yang dihasilkan NOR adalah kebalikan dari gerbang OR.

6. Gerbang XOR

Jenis gerbang logika berikutnya adalah XOR yang membutuhkan dua input juga untuk menghasilkan satu output. Dalam jenis gerbang ini, output yang dihasilkan adalah bilangan biner 1 jika kedua inputnya memiliki bilangan yang berbeda. Sementara itu, bila kedua inputnya merupakan bilangan yang sama, hasil outputnya adalah bilangan biner 0.

7. Gerbang XNOR

Gerbang terakhir adalah XNOR. Gerbang ini adalah kebalikan dari XNOR. Bila kedua input yang dimasukkan berbeda, outputnya yang dihasilkan bilangan biner 0. Outputnya akan berupa bilangan biner 1 bila kedua input yang dimasukkan sama.


Demikian penjelasan mengenai pengertian Sistem Digital, Sistem Bilangan, Jenis-Jenis Bilangan, dan Gerbang Logika. Semoga dapat bermanfaat bagi para readers.

Admin Rizki disini, saya pamit undur diri. See you next time.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Konversi Bilangan Desimal, Biner, Oktal, dan Heksadesimal

Mengenal Perintah Array, Polygon, Chamfer dan Leader di AutoCAD